18 May 2022

GURU, PROFESI MULIA DI TENGAH PANDEMI

Oleh : Sakroni

Pengembang Teknologi Pembelajaran

Hari guru tahun ini jatuh pada hari Kamis, tanggal 25 November 2021. Selamat hari guru untuk semua guru yang ada di Indonesia. Tema hari guru tahun ini adalah “Bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan Indonesia”.  Dua tahun ini menjadi tahun ujian bagi guru untuk tetap memberikan sumbangan terbesar kepada dunia pendidikan Indonesia. Di masa pandemic covid-19, pekerjaan guru menjadi berlipat-lipat. Guru khususnya guru PAUD, SD dan sebagian SMP mau tidak mau harus mendatangi rumah siswa (door to door) untuk memastikan murid mereka tidak ketinggalan pelajaran. Guru mau tidak mau juga harus  mempelajari teknologi yang selama ini tidak mereka kenal. Guru juga harus menyederhanakan kurikulum dan melakukan adaptasi pembelajaran untuk memastikan anak didik mereka tidak di bawah tekanan dan mengalami depresi.

Sejak masa pandemic covid-19 melanda Indonesia, pembelajaran terpaksa harus dilakukan dari rumah atau bisa juga dengan memanfaatkan teknologi dengan metode pembelajaran jarak jauh. Bagi sebagian guru hal ini menjadi tantangan dan kendala yang tidak mudah diimplementasikan dalam waktu yang singkat. Saat ini, setelah hampir 2 tahun berjalan, banyak guru yang menangis melihat murid mereka semakin bosan, semakin kesepian, dan kehilangan gairah untuk belajar.  Tidak hanya tekanan psikologis pembelajaran jarak jauh, tetapi juga tekanan ekonomi dalam memperjuangkan keluarga agar teteap bisa bertahan dari situasi yang dialami oleh sebagian besar masyarakat.

Tanpa bermaksud merendahkan profesi lain, harus diakui bahwa profesi guru adalah profesi yang sangat mulia dibandingkan dengan yang lain. Kalau diringkas profesi dalam pekerjaan yang ada saat ini sebenarnya hanya ada dua yaitu guru dan selain guru. Mengapa ? Profesi selain guru (dosen, dokter, polisi, tentara, jaksa, akuntan, pengacara dll) tidak akan lahir kalau tidak ada profesi guru. Jadi bisa dikatakan kita tidak akan bisa menjadi apa-apa tanpa jasa guru. Dari sinilah kita harus membungkuk memberi hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada guru kita. Apalagi saat ini, dimana guru mendapatkan ujian dan tantangan untuk tetap memberikan sumabngan tenaga dan pikiran agar masa depan bangsa tidak mengalami krisis akibat pandemic yang menyerang seagian besar wilayah Indonesia.

Semua orang berhasil terlahir dari proses pendidikan di sekolah dan tidak bisa lepas dari peran seorang guru. Guru adalah representasi kemuliaan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui proses pendidikan. Pahlawan tanpa tanda jasa bahkan tersemat padanya, namun gelar tersebut pun tidak akan cukup untuk dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghargai jasa-jasa yang telah dilakukan untuk mencetak penerus bangsa yang berkarakter dan berkualitas.

Masih teringat waktu guru kita memberikan motivasi dan berpesan “belajar terus yang giat nak… kelak jika kemudian kalian berhasil akan  menjadi kebanggaan saya”. Pesan-pesan demikian mengisayaratkan kebanggaan seorang guru adalah bila melihat anak didiknya berhasil meraih cita-citanya. Seorang guru mempunyai tanggung jawab besar bagi keberlangsungan pendidikan nasional, dimana tidak hanya terkait dengan prestasi belajar namun juga keberhasilan anak didiknya dalam kehidupannya sebagai hasil pendidikan.

“SELAMAT HARI GURU”

Melalui tulisan ini, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada guru-guru kami di seluruh Indonesia.

 

GURU

Kau cerdaskan anak bangsa ini

Mengabdi, tinggalkan keluarga tercintamu

Berangkat ketika semua orang masih sibuk mengurusi keluarganya

Kau berjuang dengan sepenuh hati untuk mengurusi anak orang lain

Demi masa depan anak-anak bangsa

Semangatmu tidak pudar karena pandemi

Tugasmu memang mulia

Jasamu memang tiada duanya

tanpamu, mungkin aku bukanlah aku saat ini

bisa saja aku adalah manusia yang tidak tahu apa-apa

manusia yang hanya tahu gelapnya dunia

namun, dengan cinta dan perjuangan mu yang tulus

engkau ajarkan aku, betapa indah dan terangnya dunia

dengan ilmu yang engkau ajarkan padaku

Pantas jika engkau disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa

Sebab, kau ikhlas cerdaskan anak bangsa tanpa meminta balasan

Bahkan, kau bahagia ketika melihat anak didikmu sukses meraih cita-citanya

Aku tak bisa membalas apa-apa untuk mu

Selain mengucapkan terimakasih dan mendoakan  atas jasamu

Semoga engkau, mendapatkan kebahagiaan dan balasan yang berlipat dari Tuhan YME

Aamiin

Leave a Reply